Himpunan Alumni IPB
Tian Belawati, Rektor Wanita Pertama Universitas Terbuka

“Wanita sukses dan inspiratif” merupakan kata yang cocok untuk menggambarkan seorang Tian Belawati. Wanita kelahiran Sukabumi 1 April 1962 ini mulai merintis karirnya di Universitas Terbuka sejak 1985. Awalnya setelah menyelesaikan program sarjana di Institut Pertanian Bogor, Tian hanya mengisi waktu untuk membantu di UT, namun akhirnya ia berkarir dan mengabdi di UT hingga sekarang. Hal ini dipicu oleh tawaran yang disampaikan UT untuk melanjutkan kuliah S2 di Simon Fraser University dan setelah berhasil menyelesaikan S2, Tian disekolahkan kembali untuk mendapatkan gelar Doctor of Philosophy di University of British Columbia, Vancouver. Berbagai jabatan ditawarkan oleh UT kepada wanita penyuka film drama komedi romantis ini, mulai dari kepala pusat penelitian, pembuatan bahan ajar, hingga menjadi Pembantu Rektor Bidang Akademik UT periode 2001-2005 dan periode 2005-2009. Seiring dengan segudang prestasi yang telah dicapainya membuat Tian terpilih menjadi Rektor wanita pertama di Universitas Terbuka periode 2009-2013, dan pada tanggal 12 Juli 2013 Tian dilantik kedua kalinya menjadi Rektor UT untuk masa jabatan 2013-2017 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Mohammad Nuh. Tian sangat gencar mensosialisasikan program UT ke seluruh lapisan masyarakat bahkan hingga ke luar negeri. Ia menjalin kerjasama dengan berbagai mitra seperti POLRI, KOWANI serta beberapa lembaga pemasyarakatan, dan mensosialisasikan bahwa program UT juga bisa menjadi pilihan bagi lulusan SMA/SMK sederajat seiring banyaknya 35 anggapan bahwa kuliah di UT hanya cocok untuk orang tua atau pekerja. Keinginannya adalah semua lapisan masyarakat, baik pengusaha, ibu rumah tangga, orang yang kurang beruntung di lapas, buruh bahkan TKI mempunyai kesempatan yang sama untuk bisa kuliah. Bagi istri dari Titayanto Pieter ini bekerja di UT sangat menantang sekaligus menyenangkan, karena UT merupakan universitas jarak jauh yang tidak memiliki ‘teman sejawat” di dalam negeri, sehingga dalam pekerjaannya baik sebagai dosen maupun pimpinan dituntut kreatif dan inovatif dalam menghadapi berbagai permasalahan. Di masa yang akan datang Tian berharap UT menjadi perguruan tinggi terdepan dalam hal pemberian akses pendidikan tinggi berkualitas di Indonesia Kiprah Tian Belawati tidak hanya sampai di dunia pendidikan dalam negeri saja, pada pertemuan di Norwegia tanggal 29 Februari 2012, Tian terpilih secara aklamasi sebagai presiden ICDE (International Council for Open and Distance Education) untuk periode 2012-2015. Sebuah prestasi yang membanggakan karena Tian menjadi wanita Asia pertama yang terpilih sebagai presiden ICDE. ICDE merupakan organisasi international yang menaungi berbagai komunitas pendidikan terbuka dan jarak jauh di seluruh dunia yang didirikan pada tahun 1938. Organisasi ini berpusat di Oslo Norwegia yang saat ini memiliki anggota lebih dari 60 negara. Sebelumnya Tian telah sukses sebagai presiden AAOU (Asian Association of Open Universities) tahun 2009 sampai 2010 dan hingga kini masih aktif sebagai anggota Executive Board AAOU.36 Beberapa penghargaan pun berhasil diraih ibu dari Raven Navaro Pieter ini, diantaranya : penghargaan GTP-Bappenas Awards sebagai peneliti independen pada tahun 1993, World Bank Awards lewat The young Academic Program of Indonesian the Directorate General for Higher Education (YAP-DGHE) sebagai peneliti independent tahun 1997, YAP-DGHE Awards untuk publikasi international tahun 1998, IDRC-PanAsia Organization Award untuk peneliti independen tahun 1999, Fulbright Award untuk peneliti senior independen tahun 2001, serta AAOU Meritorious Service Award sebagai individu yang telah memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan terbuka dan jarak jauh pada tahun 2012.


Galeri
Korporat
Rabu, 21 September 2016 10:20 WIB
Senin, 12 Oktober 2015 09:03 WIB
Kamis, 17 September 2015 09:29 WIB
Rabu, 16 September 2015 07:28 WIB
Jum'at, 28 Agustus 2015 09:57 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 14:01 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:30 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:23 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:19 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:02 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 10:57 WIB
Kamis, 30 April 2015 14:14 WIB
Kamis, 30 April 2015 14:07 WIB
Kamis, 30 April 2015 14:05 WIB
Selasa, 28 April 2015 01:43 WIB
Tokoh
Kamis, 16 Maret 2017 07:58 WIB
Senin, 6 Maret 2017 16:46 WIB
Selasa, 28 Februari 2017 11:46 WIB
Rabu, 25 Januari 2017 12:43 WIB
Jum'at, 20 Januari 2017 09:42 WIB
Jum'at, 6 Januari 2017 13:46 WIB
Minggu, 30 Oktober 2016 21:42 WIB
Jum'at, 21 Oktober 2016 04:35 WIB
Senin, 17 Oktober 2016 12:14 WIB
Selasa, 19 Januari 2016 12:58 WIB
Senin, 28 Desember 2015 11:18 WIB
Jum'at, 18 Desember 2015 15:34 WIB
Senin, 14 Desember 2015 15:44 WIB
Rabu, 9 Desember 2015 10:32 WIB
Senin, 26 Oktober 2015 20:29 WIB
Senin, 12 Oktober 2015 07:54 WIB
Selasa, 22 September 2015 12:04 WIB
Senin, 7 September 2015 14:33 WIB
Sabtu, 22 Agustus 2015 09:41 WIB
Selasa, 21 April 2015 11:30 WIB
Minggu, 19 April 2015 19:39 WIB
Minggu, 19 April 2015 19:34 WIB
Kamis, 16 April 2015 20:44 WIB
Artikel
Kamis, 12 Oktober 2017 00:00 WIB
Senin, 25 September 2017 00:00 WIB
Jum'at, 22 September 2017 00:00 WIB
IPB
Sabtu, 16 September 2017 00:00 WIB
Jum'at, 8 September 2017 00:00 WIB
Jum'at, 11 Agustus 2017 00:00 WIB
Rabu, 7 Juni 2017 00:00 WIB
Senin, 8 Mei 2017 00:00 WIB
Rabu, 15 Maret 2017 00:00 WIB
Selasa, 14 Maret 2017 00:00 WIB
Sabtu, 4 Maret 2017 00:00 WIB
Jum'at, 3 Maret 2017 00:00 WIB
Minggu, 26 Februari 2017 00:00 WIB
Sabtu, 25 Februari 2017 00:00 WIB
Jum'at, 24 Februari 2017 00:00 WIB
Rabu, 8 Februari 2017 00:00 WIB